Sabtu, 15 September 2018

Renungan Petang, Sabat 15 September 2018



Renungan Petang
Sabat, 15 September 2018

Berani Kerana Injil Kebenaran

"Aku menghendaki, saudara-saudara, supaya kamu tahu, bahwa apa yang terjadi atasku ini justru telah menyebabkan kemajuan Injil," Filipi 1:12

Ketika menulis surat untuk jemaat di Filipi ini, rasul Paulus sedang berada dalam keadaan yang kurang baik, dia sedang dipenjara. Walaupun kukuhnya tembok penjara tetapi tidak mampu menghalangnya untuk tetap melayani Tuhan, tak mampu melemahkan semangatnya untuk menjangkau jiwa-jiwa dan tidak mampu merampas sukacitanya, karena di dalam penjara sekalipun dia sentiasa bersukacita dan mampu menguatkan jemaat Tuhan melalui surat-surat yang ditulisnya.

Semua orang tahu bahawa penjara adalah tempat mereka yang telah melanggar undang-undang atau melakukan jenayah. Berbeza dengan rasul Paulus yang dimasukan ke dalam penjara bukan karena kes jenayah tetapi kerana keyakinannya terhadap Yesus Kristus serta pembelaannya terhadap Injil. Di sebalik kejadian ini, ada impak rohani yang luar biasa. Umat Tuhan bukan semakin lemah dalam melayani pekerjaan Tuhan, namun mereka semakin berani memberitakan Injil, "...bertambah berani berkata-kata tentang firman Allah dengan tidak takut." (ayat 14).  Orang dunia boleh membelenggu para hamba Tuhan seperti penjahat, "...tetapi firman Allah tidak terbelenggu." (2 Timotius 2:9).

Mengapa rasul Paulus rela dipenjara kerana Injil?  Sebab Kristus telah mati untuk menebus dosa-dosanya, dan penderitaan yang dialami oleh Paulus itu tidak setanding dengan penderitaan dan pengorbanan Kristus ketika tergantung di kayu salib.  Kesedaran inilah yang menyebabkan rasul Paulus rela melakukan apa saja untuk Injil, dipenjara pun dia tidak takut, malahan mampu tetap bersukacita. Bagi rasul Paulus memberitakan Injil itu adalah suatu kewajiban, malahan dia merasa sangat berhutang bila tidak menjalankan tugas pemberitaan Injil (baca  Roma 1:14-15).

Tugas pemberitaan Injil sepatutnya dilaksanakan dengan penuh sukacita dan tanggungjawab bagi semua orang percaya. Kiranya Tuhan memberkati!

Tiada ulasan:

Catat Ulasan