Jumaat, 26 Oktober 2018
Renungan Petang Jumaat, 26 Oktober 2018
Renungan Petang
Jumaat, 26 Oktober 2018
Serahkanlah Hidupmu Hanya KepadaNya
"Serahkanlah kuatirmu kepada TUHAN, maka Ia akan memelihara engkau! Tidak untuk selama-lamanya dibiarkan-Nya orang benar itu goyah." Mazmur 55:23
Setiap hari manusia tak dapat menghindari atau lari dari masalah, penderitaan dan kesusahan. Ini adalah sebahagian dari kehidupan manusia. Musa berkata, "Masa hidup kami tujuh puluh tahun dan jika kami kuat, delapan puluh tahun, dan kebanggaannya adalah kesukaran dan penderitaan; sebab berlalunya buru-buru, dan kami melayang lenyap." (Mazmur 90:10).
Hal-hal terjadi secara tiba-tiba, tak disangka, tak diduga, peristiwa atau kejadian yang tak pernah diharapkan boleh terjadi seperti bencana, kecederaan, musibah dan bahkan kematian pada bila-bila masa. Inilah realiti hidup manusia yang tak dapat disanggah.
Sebagai manusia biasa seharusnya kita menyedari betapa terhadnya kekuatan dan kemampuan kita. Seharusnya juga kita bersikap rendah hati di hadapan Tuhan. Orang-orang yang rendah hati selalu merasa miskin di hadapan Tuhan kerana kekuatannya terhad. Ada tertulis: "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga." (Matius 5:3).
Jika menyedari betapa terhadnya kekuatan kita seharusnya kita merasa sangat memerlukan Tuhan dan berserah sepenuhnya kepada-Nya. Orang yang berserah kepada Tuhan pasti berusaha agar hidupnya selaras dengan kehendak-Nya. Jadi, hidup berserah kepada Tuhan itu tidak dapat dipisahkan dari kehidupan yang sesuai dengan kehendak-Nya.
Ada ramai orang yang hidup dalam ketidaktaatan, hidup menurut kehendak sendiri dan tidak mahu merendahkan diri di hadapan Tuhan tetapi mereka mahu Tuhan untuk menjawab doa-doanya dan memenuhi segala yang diperlukan. Bukankah ini suatu sikap yang tidak baik dan kelihatan seperti mempermain-mainkan Tuhan?
Jika ada di antara kita yang berlaku demikian, hal terbaik yang harus kita lakukan adalah segeralah bertaubat sebelum Tuhan bertindak: "Aku akan menentukan kamu bagi pedang, dan kamu sekalian akan menekuk lutut untuk dibantai! Oleh karena ketika Aku memanggil, kamu tidak menjawab, ketika Aku berbicara, kamu tidak mendengar, tetapi kamu melakukan apa yang jahat di mata-Ku dan lebih menyukai apa yang tidak berkenan kepada-Ku." (Yesaya 65:12).
Percaya dan melakukan kehendak Tuhan adalah bukti orang mempunyai penyerahan diri kepada-Nya. Kiranya Tuhan memberkati!
Langgan:
Catat Ulasan (Atom)

Tiada ulasan:
Catat Ulasan