Khamis, 22 November 2018
Renungan Petang Khamis, 22 November 2018
Renungan Petang
Khamis, 22 November 2018
Di Mana Yang Benar?
"Celakalah nabi-nabi yang bebal yang mengikuti bisikan hatinya sendiri dan yang tidak melihat sesuatu penglihatan." Yehezkiel 13:3
Sejak dahulu hingga sekarang tugas penginjilan tidaklah begitu mudah. Berhadapan dengan tekanan, ujian, halangan dan sebagainya. Ramai yang mengalami aniaya, penyeksaan dan kehilangan nyawanya kerana menyampaikan berita kebenaran tersebut. Cabaran itu bukan hanya datang dari orang-orang yang menolak Injil tetapi juga datang dari orang-orang 'dalam' yang kelihatan turut serta mengambil bahagian dalam pekerjaan Tuhan.
Apa yang telah dialami oleh Amos ketika menyampaikan pesanan Tuhan? Dia dicabar oleh Amazia, yang adalah nabi yang percaya. Dia dilaporkan kepada raja Yerobeam atas keberaniannya menyuarakan kebenaran. Dengan tegas Amazia mengusir Amos, "Pelihat, pergilah, enyahlah ke tanah Yehuda! Carilah makananmu di sana dan bernubuatlah di sana!" (Amos 7:12).
Ketika diutus Tuhan menegakkan kebenaran di antara bangsa yang sedang mengalami kemerosotan iman, Yehezkiel juga mengalami cabaran dan ujian berat dengan banyaknya kemunculan hamba-hamba Tuhan yang palsu di Israel. Apa yang mereka beritakan bukanlah ajaran yang mengandungi nilai-nilai kebenaran, melainkan kepalsuan dan penyimpangan.
Mereka "...bernubuat sesuka hatinya saja:" (ayat 2), maksudnya menyatakan nubuatan hasil karya sendiri yang dipenuhi dengan tipu muslihat dan bukan berdasarkan kebenaran dari Tuhan. Apakah itu nubuatan? Nubuatan adalah pemberitahuan atau penyampaian tentang hal-hal yang akan terjadi di kemudian hari. Itu datangnya hanya dari Tuhan melalui orang-orang pilihannya untuk menyatakan maksud dan kehendakNya.
Sementara nubuatan yang disampaikan oleh para nabi palsu itu tidak datang dari Allah, maksudnya nubuatan tersebut diciptakan sendiri, direka-reka, mengikuti bisikan hatinya sendiri, dengan tujuan untuk menyenangkan hati orang yang mendengarkannya dan untuk mendapatkan keuntungan dari pelayanan yang dilakukan, walhal :
"Penglihatan mereka menipu dan tenungan mereka adalah bohong; mereka berkata: Demikianlah firman TUHAN, padahal TUHAN tidak mengutus mereka, dan mereka menanti firman itu digenapi-Nya." (Yehezkiel 13:6).
Kebenaran firman Tuhan membongkar segala kepalsuan duniawi. Kiranya Tuhan memberkati!
Langgan:
Catat Ulasan (Atom)

Tiada ulasan:
Catat Ulasan