Isnin, 5 November 2018

Renungan Petang Selasa, 06 November 2018




Renungan Petang
Selasa, 06 November 2018

Tidak Melihat Kebenaran

"Jika orang buta menuntun orang buta, pasti keduanya jatuh ke dalam lobang." Matius 15:14

Dari kecil sehinggalah besar, saya sering melihat seorang lelaki yang cacat penglihatannya, bersama dengan anaknya setiap hari rabu di Pekan Tamparuli. Dia mempunyai kebolehan bernyanyi sambil memetik gitar. Walaupun buta, dia masih dapat bermain gitar dengan begitu baik. Dia cacat penglihatan namun mampu mempamerkan persembahannya tanpa sebarang masalah. Usahanya yang gigih membuat kehidupannya lebih baik dari langsung tak berusaha, bahkan mungkin lebih baik dari orang yang normal penglihatan.

Pernyataan tegas disampaikan Yesus untuk menyindir keberadaan orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat yang secara lahiriah memiliki mata yang normal atau dapat melihat, tetapi sesungguhnya mereka mengalami kebutaan rohani, sehingga tidak dapat melihat kebenaran. "Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku. Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia." (ayat 8-9).

Mereka tahu tentang kebenaran secara terperinci, memiliki ilmu teologi yang sangat tinggi, malahan bijak mengajar orang lain, namun yang menyedihkan mereka sendiri tidak hidup dalam kebenaran. Apalah makna semuanya itu? Jika mereka sendiri tidak hidup dalam kebenaran bagaimana mungkin membawa orang lain kepada kebenaran? Bagaimana mungkin menjadi berkat atau kesaksian bagi orang lain? Mungkin hanya boleh menjadi batu sandungan sahaja?

"Sebab itu turutilah dan lakukanlah segala sesuatu yang mereka ajarkan kepadamu, tetapi janganlah kamu turuti perbuatan-perbuatan mereka, karena mereka mengajarkannya tetapi tidak melakukannya."  (Matius 23:3).

Alkitab menyatakan bahawa setiap orang yang belum mengenal Kristus disebut sebagai orang-orang yang masih buta rohaninya kerana mereka belum melihat terang, sebab Kristus adalah terang itu sendiri  (baca Yohanes 8:12). Tetapi ada pula orang-orang yang sudah tahu kebenaran, mendengar berita Injil tetapi tidak mahu percaya kerana, "...pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini, sehingga mereka tidak melihat cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus, yang adalah gambaran Allah." (2 Korintus 4:4).

Sebagai orang percaya, yang telah menerima terang Kristus dan firman-Nya, seharusnya kita memiliki kehidupan yang memancarkan terang bagi orang lain, sehingga orang lain dapat 'melihat'  kebenaran itu melalui kita.

Kiranya Tuhan memberkati!

Tiada ulasan:

Catat Ulasan