Rabu, 21 November 2018
Renungan Petang Rabu, 21 November 2018
Renungan Petang
Rabu, 21 November 2018
Mencegah Adalah Lebih Baik
"Berjaga-jagalah senantiasa sambil berdoa, supaya kamu beroleh kekuatan untuk luput dari semua yang akan terjadi itu, dan supaya kamu tahan berdiri di hadapan Anak Manusia." Lukas 21:36
Ada yang mengatakan bahawa mencegah lebih baik dari pada mengubati, yang bermaksud melakukan pencegahan atau berjaga-jaga terlebih dahulu untuk menghindari sebarang kemungkinan. Prinsip ini dapat diterapkan di dalam apa jua bidang kehidupan. Bukan hanya berkenaan dengan penyakit yang datang tanpa diduga dan menyerang sesiapa sahaja. Caranya adalah melakukan pencegahan. Jangan sampai ketika 'musuh' datang kita baru sibuk mencari senjata untuk melawan. Terlambat sedikit buruk akibatnya.
Dalam kehidupan ini juga adalah lebih baik berjaga-jaga atau mempersiapkan segala sesuatu sebaik mungkin daripada harus melakukan pembaikan ke atas kegagalan-kegagalan yang telah terjadi, yang tentunya akan lebih sukar. Yesus juga memberi peringatan kepada kita untuk selalu berjaga-jaga sambil berdoa agar kita tidak jatuh ke dalam pencubaan (baca Matius 26:41).
Mengapa kita harus berjaga-jaga? Kerana "...Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya." (1 Petrus 5:8). Iblis selalu mencari ruang dan memanfaatkan kelekaan kita.
Jika kita tidak berjaga-jaga, kita menjadi sasaran dan mangsanya dengan begitu mudah. Dunia ini penuh dengan godaan dan ujian (keinginan daging, keinginan mata serta keangkuhan hidup - 1 Yohanes 2:16). Jika iman tidak teguh kita akan mudah dibawa arus kehidupan dunia. "Karena itu harus lebih teliti kita memperhatikan apa yang telah kita dengar, supaya kita jangan hanyut dibawa arus." (Ibrani 2:1).
Rasul Paulus memberi nasihat, "Marilah kita hidup dengan sopan, seperti pada siang hari, jangan dalam pesta pora dan kemabukan, jangan dalam percabulan dan hawa nafsu, jangan dalam perselisihan dan iri hati." (Roma 13:13). Mengapa? Kerana, "...kamu semua adalah anak-anak terang dan anak-anak siang. Kita bukanlah orang-orang malam atau orang-orang kegelapan. Sebab itu baiklah jangan kita tidur seperti orang-orang lain, tetapi berjaga-jaga dan sadar." (1 Tesalonika 5:5-6).
Sebagai anak-anak terang kita harus menjaga diri supaya tidak terjerumus di dalam pesta pora dan kemabukan duniawi. Kiranya Tuhan memberkati
Langgan:
Catat Ulasan (Atom)

Tiada ulasan:
Catat Ulasan